WAY KANAN – Dugaan kedekatan antara seorang oknum pejabat setingkat kepala badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Way Kanan berinisial A.S dengan seorang perempuan berinisial SL mencuat ke publik setelah adanya informasi dari sumber yang mengaku mengetahui hubungan keduanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, perempuan berinisial SL disebut berasal dari wilayah Sukabumi, Jawa Barat, dan disebut sebagai anak dari pemilik usaha mebel di kawasan Gunung Guruh, Cikujang.
Sumber yang enggan disebutkan identitasnya menyampaikan bahwa pejabat berinisial A.S tersebut diduga kerap melakukan perjalanan dinas ke luar kota dan disebut-sebut memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertemu dengan perempuan berinisial SL.
Menurut keterangan sumber tersebut, beberapa pertemuan keduanya disebut terjadi di wilayah Jakarta, bahkan diduga sempat menginap di salah satu hotel di kawasan Mangga Besar.
“Beberapa kali mereka terlihat bertemu di Jakarta dan disebut sempat menginap di hotel di kawasan Mangga Besar,” ujar sumber kepada media ini.
Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa dalam sejumlah perjalanan dinas, pejabat berinisial A.S disebut tidak selalu sendiri, melainkan bersama stafnya. Namun staf yang ikut dalam perjalanan tersebut disebut menginap di hotel berbeda.
Selain itu, keduanya juga disebut-sebut pernah menyewa penginapan bulanan atau apartemen di kawasan yang sama di Jakarta.
Informasi terakhir yang diterima media ini menyebutkan bahwa pada pekan terakhir Januari, pejabat tersebut kembali diduga terlihat menemui perempuan berinisial SL.
Lebih lanjut, narasumber juga mengungkapkan bahwa dugaan kedekatan tersebut disebut telah diketahui oleh sebagian pihak di lingkungan kerja pejabat yang bersangkutan.
Bahkan beredar informasi bahwa keduanya disebut berencana melangsungkan pernikahan setelah Hari Raya Idulfitri mendatang. Namun informasi tersebut masih sebatas keterangan dari sumber yang belum dapat diverifikasi secara independen.
Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pejabat berinisial A.S terkait informasi yang beredar tersebut. Namun upaya konfirmasi yang dilakukan belum berhasil memperoleh tanggapan dari pihak yang bersangkutan.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab bagi pihak terkait guna memberikan klarifikasi atas informasi yang berkembang di masyarakat.
Perkembangan lebih lanjut mengenai informasi ini akan disampaikan pada pemberitaan selanjutnya setelah proses penelusuran dan konfirmasi lanjutan dilakukan.
(TIM)











